Cara Membeli Motor Bekas Biar Kamu Nggak Tertipu
Banyak penjual yang memoles motor dagangannya sedemikian rupa, menutupi kekurangan produk hingga bisa menjualnya dengan harga lebih tinggi dari seharusnya. Namanya juga pedagang: punya trik berjualan pasti sah-sah aja. Tapi kamu nggak boleh pasrah, kamu juga harus punya tips dan trikmu sendiri. Tenanglah, disini kita sudah menghimpun segalanya yang perlu kamu tahu tentang beli-membeli motor bekas. Saran-saran ini kami dapatkan dari bapak-ibu polisi di Polda Metro Jaya. Yuk, simak!
1. Tentukan Dulu Motor Apa yang Mau Kamu Beli
- Patokan Anggaran. Jika danamu terbatas, lupakan motor yang mahal. Ingat, kamu masih memerlukan dana buat perawatan dan perbaikan motor bekas itu nantinya.
- Patokan Selera. Jika danamu gak terbatas, patokan ini boleh kamu gunakan. Silakan saja cari tipe motor yang selama ini kamu idam-idamkan sesuai budget yang kamu miliki
2. Ketahui Harga Pasaran
3. Jangan Sembarangan Pilih Penjual
Namun kamu perlu ekstra hati-hati jika menemukan penjual di situs jual-beli, Penjajakan yang dalam wajib kamu lakukan.
4. Periksa Kelengkapan Surat
Sekurang-kurangnya, sebuah unit motor harus memiliki STNK dan BPKB. Pemilik pertama juga kadang akan menyertakan faktur pembelian. Cek juga kecocokan nomor rangka dan nomor mesin di badan motor dengan yang ada di surat. Angka-angka itu harus sama persis. Jika ada satu aja angka yang gak sama, kemungkinan besar motor itu memiliki surat palsu — atau lebih parah, adalah hasil pencurian.
Agar lebih yakin, kamu bisa mengecek keabsahan nomor plat kendaraan (nomor polisi) dengan SMS center kepolisian terdekat.- Untuk wilayah Jakarta kamu bisa memeriksa plat B dan BK caranya, ketik: Metronomor polisi kirim ke 1717. Contoh : Metro B8118HJ
- Wilayah Jawa Timur, ketik : JATIMnomor polisi kirim ke 1717
- Wilayah Jawa Barat, ketik: poldajbrnomor polisi kirim ke 3977
- Wilayah Jawa Tengah, ketik: jatengnomor polisi kirim ke 7070
- Wilayah Yogyakarta, ketik: DIYnomor polisi kirim ke 9600
5. Kondisi Body Motor
Ini yang lebih rumit. Pastinya kamu harus melihat apakah body motor dalam kondisi yang baik. Motor tersebut harus tanpa goresan, harus tidak penyok, dan tidak retak. Tanyakan juga apakah semua suku cadang masih asli. Jika ada yang diganti, pastikan kualitas suku cadang itu memang bagus. Sedikit cerewet dalam memeriksa kondisi motor gak apa-apa. Jangan malu bertanya, asal jangan menyudutkan penjual juga.
Mengecek kondisi body motor gak hanya memerlukan keahlian, tapi juga perasaan. Jika kamu butuh masukan, ajak serta seseorang yang lebih paham soal motor daripadamu.6. Lihat Olinya

7. Cek Speedometer
Hitung juga kewajaran antara jarak yang telah ditempuh motor dengan umurnya. Pemakaian wajar motor dalam setahun adalah 10.000 km. Berarti jika motor yang kamu beli baru berusia 2 tahun, jarak yang ditempuhnya nggak boleh lebih dari 20.000 km.
8. Nyalakan Mesin

Nyalakan mesin
Nyalakan mesin tanpa bantuan gas. Setelah menyala, jangan segera gas kencang-kencang. Justru kamu harus melepaskan tanganmu dari motor. Lihat apakah motor bisa langsam (tetap menyala pada putaran mesin rendah/tanpa digas). Motor dengan mesin yang bermasalah nggak akan langsam pada putaran mesin di bawah 1500 rpm.
9. Rasakan Perpindahan Transmisinya
Setelah kamu yakin dengan kondisi mesin, sekarang tunggangi motor dan coba jalankan pelan-pelan. Rasakan perpindahan dari gigi 1 ke 2 dan seterusnya. Apakah halus dan nyaman ataukah keras dan sulit dipindahkan? Gigi yang kasar saat dipindahkan menandakan kampas kopling harus segera diganti. Jika terdengar suara mendesir pada rantai dan mesin saat berjalan, maka kemungkinan besar gir motor harus diganti — hati-hati, ini memakan biaya yang cukup besar.
Bagaimana dengan motor matic? Walaupun bukan kamu yang mengoper gigi motor matic tapi kamu tetap bisa merasakan perpindahannya ketika berakselerasi. Gunakan perasaan kamu untuk menilai apakah perpindahannya mulus tanpa ada kesan tersendat-sendat.10. Lihat Apakah Ada Kebocoran
11. Periksa Juga Kelistrikan Motor
12. Pastikan Motor Gak Pernah Mengalami Kecelakan
Motor yang udah pernah jatuh ketahuan dari rangka yang gak sejajar
Jalankan motor pada jalan sepi dengan kecepatan 40 km/jam, lalu rem secara mendadak untuk memastikan motor masih bisa dikendalikan. Jika kamu kesulitan melakukan ini, hampir bisa dipastikan ada ketidaksejajaran antara roda, stang, dan rangka motor.
13. Minta Kesempatan Test Ride Lebih Lama
Sebelum bernegosiasi ada baiknya kalau kamu membuat catatan tentang kekurangan/kecacatan yang kamu temui selama memeriksa motor bekas tadi. Gunakan catatan ini untuk berunding. “Nanti ‘kan saya mau betulin ini-itu, Pak, yah…kurang-kurangin lah, Pak…” Ketelitian semacam ini mungkin bisa memuluskan transaksi kamu.
Jika keadaan motor tersebut tidak pas dengan yang kamu inginkan jangan takut untuk membatalkan transaksi, toh jika transaksi dilanjutkan dengan keadaan motor yang kurang juga akan mempengaruhi kondisi budget kita sendiri
sumber : https://www.hipwee.com/tips/penting-tips-tips-membeli-motor-bekas-supaya-kamu-nggak-tertipu/
dan sudah di modivikasi sedikit oleh saya
ANDA BUTUH DANA CEPAT, HANYA DENGAN BPKB KENDARAAN PROSES BISA SELURUH WILAYAH INDONESIA?
BPKB 100% aman, perusahaan pembiayaan nasional (TBK), persyaratan mudah, bunga paling ringan
Plafon pinjaman paling tinggi 85%
Proses paling cepat (1x24 Jam)
Tanpa BI Checking
No Tipping
Proses Sekarang
Hub Telf / SMS 085350000052 ( tersedia Whats app )









Tidak ada komentar:
Posting Komentar