10 Teknologi Otomotif Masa Depan
CaruserMagz.com –
Perkembangan teknologi selalu menarik untuk kita perhatikan, tak
terkecuali teknologi otomotif yang cukup cepat perubahannya. Mobil
dengan beda usia 3 tahun saja sudah banyak perbedaan pada teknologi dan
fitur-fiturnya.Tapi jangan salah, suatu teknologi
yang baru diluncurkan pada suatu masa kebanyakan sudah ditemukan sekitar
satu dekade sebelum rilisnya ke publik. Seperti teknologi internet yang
lazim di masa kini, sebenarnya sudah ada sejak tahun 1950an, hanya saja
penggunaannya masih terbatas untuk teknologi militer negara-negara maju
saja.
Jadi berbagai teknologi yang sekarang
kita lihat di film-film fiksi ilmiah, sangat mungkin menjadi kenyataan
pada 5 hingga 10 tahun ke depan.
Salah seorang kontributor di Majalah Forbes, Karl Brauer, memperkirakan paling sedikit ada 10 teknologi otomotif masa depan yang kita lihat pada film-film ilmiah (science fiction) akan menjadi lumrah ada pada mobil-mobil di tahun 2020an, yaitu antara lain:
1. Autonomous Vehicles (Mobil Otonom)
Autonomous car berarti mobil
yang mampu berjalan sendiri tanpa pengemudi. Karl Brauer mengatakan,
pada tahun 2020an akan mulai ada mobil yang mampu berjalan sendiri
dijual ke konsumen otomotif dunia. Namun belum akan sepenuhnya dapat
berjalan sendiri seperti di Film “The Demolition Man“, karena
butuh lebih dari 5 tahun untuk bisa merancang mobil yang super canggih
seperti itu. Kemungkinan yang paling dekat adalah mobil yang mampu
berjalan sendiri pada kondisi tertentu, misalnya saat melaju di jalan
tol yang bebas hambatan dan dalam cuaca yang baik.
Jika kita perhatikan, perkiraan Karl
tersebut cukup masuk akal, salah satu teknologi yang mengarah ke
autonomous car yang sudah ada pada mobil-mobil mewah adalah fitur “Cruise Control“,
yang memungkinkan mobil melaju pada kecepatan stabil tanpa pengemudi
harus menekan pedal gas. Fitur canggih lainnya yang sudah ada adalah
fitur auto-parking, yang mampu secara otomatis memarkir mobil pada posisi yang tepat dengan bantuan sensor.
Penelitian tentang Autonomous Vehicle
ini terus dilakukan oleh perusahaan-perusahaan teknologi seperti Google,
Apple dan Microsoft yang bekerja sama dengan raksasa pabrikan mobil
seperti Toyota, McLaren, Nissan, Mitsubishi dan lain sebagainya.
2. Driver Override System (Sistem Pengambilalihan Kendali oleh mobil)
Teknologi ini masih berkaitan dengan
mobil otonom. Ini merupakan teknologi dimana mobil mengambil keputusan
sendiri pada kondisi tertentu demi keselamatan atau menghindari kondisi
berbahaya. Teknologi ini sangat mungkin hadir dalam waktu dekat berkat
kemajuan teknologi sensor yang kian canggih dan pesat.
Pada masa sekarang, arah ke teknologi
ini sudah terlihat dengan banyaknya fitur keselamatan canggih pada
mobil-mobil mewah, seperti fitur Auto-Braking yang dengan
bantuan sensor secara otomatis mengurangi kecepatan atau bahkan
menghentikan mobil jika akan menabrak objek di depannya.
Di masa depan, fitur yang menggunakan
sensor diperkirakan akan makin canggih hingga mampu secara otomatis
mengambil seluruh control seperti setir, tekanan gas, rem dan lain
sebagainya. Tahap selanjutnya dalam masa yang lebih lama, mobil seperti
punya otak dan memutuskan sendiri apa yang harus dia lakukan, seolah
mengatakan “bukan kamu yang mengambil keputusan!”
3. Biometric Vehicle Access (Akses lebih personal ke mobil)
Akses ke mobil untuk keperluan
keamanan akan makin canggih. Masih berkaitan dengan teknologi sensor,
mobil akan makin terkoneksi dengan pemiliknya layaknya handphone
selular. Jika kini untuk membuka dan mengunci pintu mobil dengan remote keyless entry,
maka di masa depan cukup dengan sidik jari atau bahkan suara layaknya
akses ke handphone, sudah bisa diaplikasikan untuk buka tutup pintu
mobil atau menghidupkan mesin.
Jika sobat masih ingat di film 2012
(Kiamat menurut suku Maya), ketika seorang billiuner Rusia yang
mengaktifkan mobil canggihnya dengan sensor suara “Bentley, Engine Start!“.
Mungkin pada tahun 2020an, fitur tersebut akan lazim pada mobil-mobil
biasa tidak perlu pada mobil sekelas Bentley atau Jaguar.
4. Comprehensive Vehicle Tracking (Pelacakan lokasi dari jarak jauh)
Makin majunya teknologi GPS sangat
memungkinkan mobil makin seperti telpon pribadi. Keberadaannya dapat
dilacak setiap saat. Ini bukanlah teknologi baru, bahkan sekarang sudah
banyak penjualan device terpisah bagi pemilik mobil yang meginginkan
mobilnya dapat dilacak setiap saat untuk berjaga-jaga jika mobil
kesayangannya dicuri.
Pada masa depan, fitur ini kemungkinan
akan menjadi fitur lazim ada pada mobil. Misalnya untuk menambah nilai
jual mobil tersebut sebagai pengayaan fitur keamanan, dalam persaingan
otomotif yang kian sengit.
Karl Brauer mengatakan industri yang
sangat berkepentingan dengan fitur ini adalah asuransi. Kemungkinan
mereka akan merenapkan wajibnya ada fitur pelacakan setiap saat pada
mobil untuk memantau perilaku pengemudi dengan tujuan justifikasi
penolakan klaim jika suatu kejadian sengaja direkayasa oleh pemilik
mobil.
5. Active Window Display (Teknologi display pada kaca mobil)
Kemajuan teknologi display digital
juga diperkirakan akan memasuki kabin mobil masa depan. Jika kita lihat
di film iron man, Tony Stark bermain-main dengan gadget seperti gelas
transparan tapi dapat menampilkan berbagai gambar dari yang 2 dimensi
hingga 3 dimensi.
Bayangkan teknologi tersebut ada pada
kaca depan mobil sobat, misalnya untuk fitur nafigasi yang secara real
memberi tahu petunjuk jalan yang harus ditempuh atau pada tikungan mana
sobat harus berbelok untuk tujuan yang sudah sobat tentukan sebelumnya.
Atau pada kaca belakang untuk berkomunikasi dengan pengendara lain di
belakang, misalnya memberi tahu kecepatan mobil sobat, memberi
peringatan tertulis dengan jelas misalnya dengan kata-kata
6. Remote Vehicle Shutdown (mematikan mobil dari jarak jauh)
Ini adalah fitur untuk mematikan mobil
dengan remote dari jarak jauh dimana pun mobil tersebut berada.
Ini merupakan fitur keamanan masa depan yang sekarang sudah ada, namun
belum masif disematkan pada mobil. Pada masa sekarang masih dijual
sebagai fitur aftermarket oleh perusahaan tertentu. Fitur ini sudah
banyak membantu polisi di Amerika dan Eropa untuk menangkap pencuri
mobil dengan mudah, apalagi dipadukan dengan teknologi GPS, maka mobil
yang dicuri akan makin mudah ditemukan setelah mesinnya tidak dapat
dinyalakan lagi.
7. Active Health Monitoring (pendeteksi kesehatan pengemudi)
Fitur canggih yang memonitor kesehatan dan kondisi pengemudi. Ide teknologi ini sudah mulai diteliti oleh Ford Motor Corporation,
untuk memonitor kesehatan pengemudi dengan perangkat tertentu pada
sabuk pengaman dan lingkar kemudi. Dengan fitur ini, mobil dapat
memberikan saran pada pengemudi untuk segera menepi dan beristirahat
jika terbaca gejala bahwa pengemudi kelelahan atau mengantuk.
Dalam tahap yang lebih lanjut, mobil
dapat secara otomatis menepi dan berhenti jika pengemudi tiba-tiba tidak
lagi mengendalikan mobilnya saat mobil masih berjalan, misalnya karena
pengemudi terkena serangan jantung. Bahkan dapat dibuat mobil yang
secara otomatis menghubungi paramedis terdekat untuk meminta bantuan
dengan memberi tahu lokasi kejadian.
8. Supercar dengan Mesin 4-Silinder
Pada masa sekarang, mobil-mobil mewah
supercepat mempunyai mesin paling sedikit 6 silinder dengan bantuan
teknologi turbo untuk mencapai performa 600 HP ke atas. Di masa depan,
teknologi mesin yang kian efisien diarahkan untuk memperkecil mesin dan
mencapai performa yang sama dengan konsumsi bahan bakar yang kian hemat.
Menurut Karl Brauer, di tahun 2020an, akan ada supercar bermesin 4
silinder namun bertenaga di atas 200 HP.
9. Personalized Car Marketing (Pemasaran berbasis prilaku pengguna Mobil)
Koneksi mobil dengan pemiliknya makin
meniru telpon genggam. Jika kita sudah dibanjiri iklan di
handphone berdasarkan prilaku browsing di facebook, google dan twitter,
maka bersiap-siaplah mobil kita menjadi salah satu penentu iklan-iklan
yang akan kita temui di perangkat gadget atau monitor head unit di mobil
kita berdasarkan lokasi-lokasi yang sering kita kunjungi dengan mobil
tersebut. Pelaku dunia digital marketing akan mudah mengerti maksud dari penjelasan tentang teknologi ini.
10. Reconfigurable Body Panel (teknologi transformasi jenis mobil)
Teknologi mobil convertible atau mobil
yang bisa berubah dari seekor sedan menjadi mobil tanpa atap adalah
inspirasi dari teknologi ini. Di masa depan akan banyak 2 jenis mobil
yang digabungkan dalam 1 mobil, melihat kecenderungan jenis mobil apa
yang paling laris.
Misalnya minat pada mobil-mobil SUV
yang makin tinggi dipadukan dengan penjualan mobil-mobil double cabin
(truk) yang juga pesat. Maka akan dibuat mobil SUV yang sebagian body
belakangnya bisa berubah menjadi bak dengan teknologi mobil convertible.
Itulah berbagai teknologi dan fitur
mobil yang diperkirakan akan ada pada tahun 2020an, oleh seorang
jurnalis professional yang malang melintang di dunia media otomotif
selama lebih dari 20 tahun. Karl Brauer pernah menduduki jabatan-jabatan
penting di berbagai media otomotif ternama seperti Edmunds.com, Hot Rod
Magazine, Kelly Blue Book, dan lain sebagainya.
Salam Otomotif!
ANDA BUTUH DANA CEPAT, HANYA DENGAN BPKB KENDARAAN PROSES BISA SELURUH WILAYAH INDONESIA?
BFI Finance Solusinya.
BPKB 100% aman, perusahaan pembiayaan nasional (TBK), persyaratan mudah, bunga paling ringan
Plafon pinjaman paling tinggi 85%
Proses paling cepat (1x24 Jam)
Tanpa BI Checking
No Tipping
Proses Sekarang
Hub Telf / SMS +6289624219516 ( tersedia Whats app )
ANDA BUTUH DANA CEPAT, HANYA DENGAN BPKB KENDARAAN PROSES BISA SELURUH WILAYAH INDONESIA?
BFI Finance Solusinya.
BPKB 100% aman, perusahaan pembiayaan nasional (TBK), persyaratan mudah, bunga paling ringan
Plafon pinjaman paling tinggi 85%
Proses paling cepat (1x24 Jam)
Tanpa BI Checking
No Tipping
Proses Sekarang
Hub Telf / SMS +6289624219516 ( tersedia Whats app )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar